SMARTPEKANBARU.COM – Sebanyak 3.396 peserta berhasil lolos dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 di Universitas Riau. Dari jumlah tersebut, 1.183 orang di antaranya berpotensi menerima bantuan pendidikan melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Pengumuman hasil seleksi ini disampaikan secara resmi oleh SNPMB pada Senin, 25 Mei 2026. Secara nasional, jumlah peserta yang dinyatakan lulus mencapai 256.369 orang dari total 871.496 pendaftar yang mengikuti seleksi di 145 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau, Mexsasai Indra, menyampaikan bahwa minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di kampus tersebut masih tergolong tinggi. Pada pelaksanaan SNBT tahun ini, tercatat sebanyak 37.797 peserta memilih program studi di Universitas Riau.
Menurutnya, tingginya angka peminat menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan. Hal ini juga menjadi motivasi bagi pihak kampus untuk terus meningkatkan mutu akademik serta layanan pendidikan bagi mahasiswa.
Dari total 65 program studi yang tersedia di 10 fakultas, terdapat beberapa jurusan yang paling diminati oleh calon mahasiswa. Program Studi S1 Manajemen menempati posisi teratas dengan 1.794 peminat. Selanjutnya diikuti oleh D3 Perpajakan dengan 1.549 peminat, S1 Kedokteran sebanyak 1.520 peminat, D3 Akuntansi 1.470 peminat, serta S1 Akuntansi dengan 1.433 peminat.
Bagi peserta yang telah dinyatakan lulus, pihak universitas mengimbau agar segera mengikuti tahapan registrasi ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan. Proses tersebut dimulai dengan pembaruan data diri serta pengunggahan dokumen yang berlangsung pada 1 hingga 5 Juni 2026.
Setelah itu, pengumuman besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) akan dilakukan pada 8 Juni 2026. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan terkait UKT hingga 10 Juni 2026. Sementara itu, pembayaran UKT dijadwalkan berlangsung dari 8 hingga 12 Juni 2026.
Selanjutnya, mahasiswa baru dapat mengunduh kartu tanda mahasiswa elektronik (E-KTM) pada periode 10 sampai 13 Juni 2026. Seluruh tahapan ini penting untuk diikuti agar status kelulusan dapat diproses menjadi mahasiswa aktif di lingkungan kampus.
Untuk mengantisipasi kendala teknis seperti lonjakan akses saat pengumuman, panitia juga menyediakan sejumlah alternatif akses melalui laman mirror dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Riau.
Bagi peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBT, Universitas Riau masih membuka peluang melalui jalur seleksi mandiri. Beberapa jalur yang tersedia antara lain Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMM PTN-Barat), Seleksi Mandiri Berbasis Tes (SMBT), serta Penelusuran Bakat dan Minat (PBM).
Pendaftaran jalur SMM PTN-Barat dibuka hingga 11 Juni 2026, dengan pelaksanaan ujian pada 17 hingga 24 Juni dan pengumuman hasil pada 30 Juni 2026. Sementara itu, jalur SMBT dan PBM masih dibuka hingga 4 Juli 2026, dengan pelaksanaan ujian pada 9 hingga 14 Juli dan pengumuman hasil pada 18 Juli 2026.
Dengan berbagai jalur yang tersedia, Universitas Riau memberikan kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi sesuai minat dan kemampuan mereka.
Sumber: Tribun Pekanbaru


