SMARTPEKANBARU.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak subuh hingga menjelang siang pada Senin (11/5/2026) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Rumbai. Genangan air yang cukup tinggi membuat beberapa ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan dan mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Warga pun terpaksa mengambil langkah darurat dengan menutup akses jalan demi mencegah air masuk lebih jauh ke permukiman mereka.
Beberapa titik yang terdampak banjir berada di Jalan Harapan, Jalan Pembangunan, Jalan Semarang, dan sejumlah kawasan lain di Kecamatan Rumbai. Wilayah tersebut memang dikenal rawan banjir setiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kota. Kondisi drainase yang dinilai tidak memadai serta minimnya daerah resapan air diduga menjadi penyebab utama banjir yang terus berulang di kawasan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tinggi genangan air mencapai sekitar 40 sentimeter di beberapa titik jalan. Air yang menguasai badan jalan bahkan dimanfaatkan anak-anak setempat untuk bermain dan berendam layaknya di kolam renang. Meski terlihat menghibur bagi anak-anak, kondisi tersebut sebenarnya menimbulkan kekhawatiran bagi warga karena banjir dapat merusak fasilitas umum dan menghambat mobilitas masyarakat.
Sejumlah warga mengaku sudah terbiasa menghadapi banjir setiap kali hujan deras turun. Salah seorang warga bernama Azkia mengatakan bahwa air kerap masuk ke dalam rumah melalui saluran pembuangan di kamar mandi akibat selokan yang meluap. Untuk mencegah air masuk lebih banyak, ia harus menutup saluran tersebut menggunakan handuk sebagai cara sementara agar rumah tetap aman dari genangan.
Menurutnya, kondisi ini sangat merepotkan karena warga harus selalu siaga setiap kali hujan turun. Selain mengancam rumah warga, banjir juga menyebabkan kerusakan jalan yang semakin parah. Jalan yang terus-menerus terendam air menjadi cepat rusak dan berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera memberikan solusi nyata agar persoalan banjir tidak terus berulang setiap tahun. Perbaikan sistem drainase, normalisasi saluran air, serta penambahan daerah resapan dinilai menjadi langkah penting yang perlu segera dilakukan. Masyarakat juga berharap adanya perhatian lebih serius terhadap kawasan rawan banjir di Rumbai karena kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan keresahan bagi warga setiap musim hujan tiba.
Selain berdampak pada aktivitas masyarakat, banjir juga menjadi pengingat bahwa persoalan tata kelola lingkungan dan sistem drainase di Kota Pekanbaru masih membutuhkan pembenahan. Jika tidak segera ditangani secara menyeluruh, banjir dikhawatirkan akan semakin sering terjadi dan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat.
Sumber: Tribun Pekanbaru


