SMARTMEDIA.ID – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Anis Matta mengungkapkan Bulgaria ingin menjadi pintu masuk produk-produk Indonesia ke pasar Uni Eropa, termasuk melalui kerja sama agroindustri dan logistik.
Topik ini menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming dan Deputi Perdana Menteri (DPM) sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Republik Bulgaria Alexander Poulev di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (14/09/2026).
“Tadi salah satu sektor yang dibahas agak mendalam, ini adalah sektor agroindustri, kemudian logistik, dan juga intinya adalah bahwa Bulgaria ingin menjadi pintu masuk produk-produk Indonesia ke Uni Eropa atau market di seluruh kawasan di Eropa yang jumlahnya sekitar 450 juta,” jelas Anis usai pertemuan, dikutip dari keterangan tertulis.
Menurut Anis, pembahasan dalam dalam pertemuan itu adalah penjajakan untuk meningkatkan perdagangan dan investasi yang lebih strategis.
Selain itu, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, yang juga ikut pertemuan itu, menegaskan Indonesia berharap dukungan Bulgaria terhadap penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Menurutnya, dukungan itu akan semakin membuka peluang kerja sama di sektor pangan dan transfer teknologi.
“Lalu kemudian mengenai perjanjian dagang, sedikit tambahan Indonesia-IEU-CEPA, harapannya bisa diratifikasi tahun ini dan berlaku awal tahun 2027, di mana kami berharap support dari Bulgaria,” ujar Dyah Roro Esti.
Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar juga menjelaskan peluang kolaborasi dapat dikembangkan melalui pertemuan dan pertukaran antarpelaku ekonomi kreatif kedua negara.
Dia mencontohkan, salah satunya dengan mengundang delegasi Bulgaria menghadiri World Conference on Creative Economy (WCCE).
“Kalau dari sektor ekonomi kreatif, tadi salah satunya tentu kita mengundang delegasi dari Bulgaria untuk datang ke World Conference on Creative Economy,” kata Irene.
Saat menerima DPM Bulgaria kemarin, Gibran menyampaikan harapan agar momentum ini semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Bulgaria.
Menjelang 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara, ia harap kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pertahanan, teknologi, dan ekonomi kreatif, semakin kuat.
“Selamat datang di Indonesia. Selamat datang di Jakarta, Yang Mulia. Kunjungan ini adalah kunjungan yang sangat istimewa karena memperingati 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Bulgaria pada 20 September ini,” ujar Wapres Gibran.
Selain itu, ia juga menyampaikan salam hangat Presiden Prabowo Subianto kepada DPM Bulgaria.
Kemudian, Gibran turut menyampaikan ucapan selamat atas Hari Kemerdekaan Bulgaria yang akan diperingati pada 22 September mendatang.
“Dan saya yakin kunjungan Yang Mulia kali ini dapat lebih mempererat hubungan antara Indonesia dan Bulgaria dan membuka peluang baru, kerja sama baru antara Indonesia dan Bulgaria yang saya yakin ke depan bisa menguntungkan kedua negara,” lanjut Wapres.
Sumber: Tribun News


