MEDIASMART.ID – Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Tommy Kurniawan, meminta masyarakat menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara objektif dan tidak langsung menyimpulkan program tersebut gagal hanya karena muncul sejumlah kendala di lapangan.
Menurut Tommy, berbagai negara seperti Jepang, Finlandia, India, dan Inggris juga pernah menghadapi masalah serupa pada tahap awal pelaksanaan program pemenuhan gizi.
Namun, negara-negara tersebut mampu memperbaiki sistem pengelolaan, distribusi, dan tata kelola anggaran hingga program berjalan lebih baik.
Ia menilai Indonesia yang baru menjalankan MBG sekitar satu tahun masih berada dalam tahap penyesuaian dan penyempurnaan.
Karena itu, seluruh pihak diharapkan ikut mengawal program tersebut agar berbagai persoalan yang muncul dapat segera diperbaiki.
Tommy juga mengapresiasi sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk MBG, pemeriksaan kesehatan gratis, dan sekolah rakyat, yang dinilai bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebut manfaat MBG mulai dirasakan terutama oleh keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Sumber: Tribun News


