SMARTPEKANBARU.COM, Rokan Hulu – Pemerintah pusat resmi menetapkan harga sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Kabupaten Rokan Hulu sebesar Rp82 juta. Harga tersebut merupakan hasil kesepakatan antara pihak Sekretariat Presiden, Dinas Peternakan Provinsi Riau, Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Rokan Hulu, serta peternak sapi yang terpilih sebagai penyedia hewan kurban tahun ini.
Kepala Disnakbun Rokan Hulu, Cristian Agung Nugroho, melalui Kepala Bidang Peternakan Doni, menjelaskan bahwa proses penentuan harga dilakukan beberapa waktu lalu melalui rapat virtual. Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak terkait menyepakati nilai pembelian sapi kurban Presiden untuk Iduladha 2026 sebesar Rp82 juta.
Sapi yang dipilih merupakan milik peternak bernama Muhammad Daffa Alyusri, warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu. Hewan kurban tersebut terpilih karena memiliki bobot paling berat dibanding sapi lain yang diajukan di wilayah tersebut. Berat sapi mencapai 830 kilogram dan dinilai memenuhi seluruh standar kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.
Selain faktor bobot, kondisi kesehatan sapi juga menjadi perhatian utama dalam proses seleksi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban dalam keadaan sehat, layak disembelih, dan aman untuk dikonsumsi masyarakat saat Hari Raya Iduladha nanti.
Doni menjelaskan bahwa hingga hari penyembelihan tiba, sapi tersebut masih akan dirawat langsung oleh peternak. Pihak peternak juga bertanggung jawab membawa sapi ke lokasi penyembelihan pada hari pelaksanaan kurban. Rencananya, sapi akan diantar pada subuh Hari Raya Iduladha agar proses penyembelihan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Untuk tahun ini, Masjid Jamik yang berada di Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, dipilih sebagai lokasi penyembelihan hewan kurban Presiden. Penunjukan lokasi tersebut merupakan usulan dari Bupati Rokan Hulu, Anton. Pemerintah daerah berharap penyaluran hewan kurban bantuan Presiden dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat kepada warga di daerah.
Program bantuan hewan kurban Presiden setiap tahun memang selalu menjadi perhatian masyarakat. Selain karena ukuran dan kualitas sapi yang dipilih, proses seleksi hewan juga dilakukan secara ketat agar memenuhi standar kesehatan hewan ternak nasional. Di berbagai daerah, sapi bantuan Presiden umumnya dipilih dari peternak lokal sebagai bentuk dukungan terhadap sektor peternakan daerah.
Dengan terpilihnya sapi milik Muhammad Daffa Alyusri sebagai hewan kurban Presiden tahun ini, para peternak di Rokan Hulu turut merasa bangga. Mereka berharap hal tersebut dapat menjadi motivasi bagi peternak lain untuk terus meningkatkan kualitas dan kesehatan hewan ternak yang mereka pelihara.
Sumber: Tribun Pekanbaru


