MEDIASMART.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono telah tiba di New York, Amerika Serikat (AS), pada Minggu (20/9/2026) waktu setempat.
Sugiono terbang ke AS untuk memimpin Delegasi Republik Indonesia pada rangkaian High-Level Week Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) ke-81.
Berdasarkan keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Selasa (22/9/2026), kehadiran Sugiono dan rombongan pada SMU PBB akan menjadi momentum untuk menegaskan komitmen Indonesia terhadap multilateralisme.
Selain itu juga untuk memperkuat peran Indonesia dalam mendorong dialog, menjembatani perbedaan, dan membangun konsensus di tengah berbagai tantangan global.
Indonesia disebut akan terus menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang dan berkontribusi bagi perdamaian dunia, termasuk dengan menegaskan kembali dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, serta upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza.
Selama di New York, Sugiono akan mengikuti berbagai pertemuan tingkat tinggi dan pertemuan tingkat menteri yang membahas isu-isu strategis global, termasuk perdamaian dan keamanan internasional, Palestina, pembangunan, perubahan iklim, serta penguatan multilateralisme.
Di sela-sela menghadiri SMU PBB, Sugiono juga akan melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan sejumlah negara anggota PBB dan mitra Indonesia.
Mereka akan membahas penguatan hubungan bilateral serta berbagai isu regional dan global yang menjadi kepentingan bersama.
Selanjutnya, Indonesia juga akan memanfaatkan momentum High-Level Week tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030.
Pencalonan tersebut sebelumnya telah disampaikan Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri pada Januari 2026 silam.
Sugiono selanjutnya akan menyampaikan Pernyataan Nasional Indonesia dalam Debat Umum SMU PBB ke-81 pada Sabtu (26/9/2026) malam waktu New York.
Pernyataan Nasional tersebut akan menyampaikan pandangan dan posisi Indonesia terhadap berbagai perkembangan dan tantangan global.
Sumber: Tribun News


